Detail Berita

Sosialisasi Batik Pada Ibu-Ibu Desa Pait Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya Indonesia

PAIT KASEMBON -  Sabtu, 20 Juni 2021 KKN UM selenggarakan sosialisasi batik sebagai salah satu program kerja. Sosialisasi batik yang dilaksanakan di balai desa pait ini menghadirkan 14 ibu-ibu warga desa pait yang dinarasumberi oleh Bella Sagita F, salah satu anggota KKN UM yang menguasi batik. 

Pelaksanaan sosialisasi ini tentunya memerlukan perencanaan jauh-jauh hari yang dilakukan oleh anggota KKN UM. Survey dan observasi awal datang ke desa dan bertemu dengan Ibu Wiwik, selaku ibu kepala desa dan ketua PKK Desa Pait. 

"KKN periode sebelumnya itu juga mengadakan pelatihan batik mbak, disini beberapa ibu-ibu tertarik dengan batik sehingga jika KKN periode sekarang ingin melaksanakan program batik tentunya akan diterima dan disetujui dengan baik" terang Ibu Wiwik, Ibu Kepala Desa Pait. 

Menjadi peluang yang baik bagi anggota KKN UM karena Bella, salah satu anggota KKN menguasai tentang perbatikan. Program kerja ini akhirnya disetujui oleh kedua belah pihak dan akan dilaksanakan secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi seperti saat ini. 

"Sudah ada grup batik desa, tentunya memudahkan koordinasi warga yang mengikuti pelatihan" ujar Iklil, selaku penanggung jawab program kerja sosialisasi batik. 

Persiapan dilaksanakan oleh anggota KKN dengan datang ke desa h-1 sebelum kegiatan berlangsung, serta mengecek semua peralatan dan menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan pada saat acara berlangsung sehingga pelaksanaan diharapkan sudah mendapatkan persiapan yang matang dan akan berjalan lancar. 

Acara yang dilaksanakan kurang lebih 2 jam mulai pukul 10.00 ini menginformasikan mengenai batik, peralatan batik yang beraneka ragam serta batik desa pait itu sendiri. Pemaparan materi menggunakan power point dan LCD ini dijelaskan oleh Bella Sagita dengan cukup menarik dan jelas. 

Serta mendapatkan antusias yang cukup tinggi oleh peserta yang datang. Hal ini ditujukan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan atau bahkan konsultasi mengenai teknik membatik yang pernah dilakukan. (TS)

Berita Terkait