Detail Berita

Pemaparan Program Kerja Mahasiswa KKN UM 2022 dengan Karang Taruna Desa Pait

Selasa, 08 Februari 2022

Mahasiswa KKN UM 2022 melaksanakan kegiatan pemaparan rencana Program Kerja (ProKer). Program kerja KKN yang akan dilaksanakan selama kurang lebih  4 bulan mendatang bersama dengan Karang Taruna Desa Pait. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Desa Mas Yudho, ketua bidan Desa Bu mumun, Ketua Karang Taruna Dusun dan perwakilan karang taruna tiap dusun. Sebelum kita bercerita mengenai serangkaian acara yang telah terlaksana, tahukah kalian apakah Karang taruna Itu ? Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial. Untuk anggota Karang Taruna yang selanjutnya disebut Warga Karang Taruna adalah setiap anggota masyarakat yang berusia 13 (tiga belas) tahun sampai dengan 45 (empat puluh lima) tahun yang berada di desa/kelurahan.

Warga Karang Taruna sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mempunyai hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan asal keturunan, golongan, suku dan budaya, jenis kelamin, kedudukan sosial, pendirian politik, dan agama.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh Koordinator Desa Tenry Latanre dengan membaca doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Kemudian acara dilanjutkan oleh moderator sebagai pemandu jalannya musyawarah. Kemudian perkenalan yang dimulai dari tiap mahasiswa KKN UM dan dilanjutkan oleh masing-masing anggota Karang Taruna.

Kegiatan dilanjutkan perwakilan dari Karang Taruna menyampaikan Program Kerja (ProKer) mereka baik yang sudah maupun belum terlaksana, antara lain : Pertemuan rutin, bidang pendidikan, olahraga, kesehatan, kerohanian, sosial budaya, dan kesenian. Berdasarkan pemaparan Program Kerja (ProKer) di atas kegiatan yang sudah terlaksana antara lain : Pertemuan rutin tiap dusun, lomba voly, bakti sosial semeru, peduli Kasembon (Relawan), konseling remaja (Duta Genre SMA), dan Posyandu Remaja. Dikarenakan pandemi Covid-19 selama kurang lebih 2 tahun hingga saat ini Karang Taruna Desa Pait sempat mengalami kevakuman, guna meminimalisir penyebaran virus. Lambat laun dengan dirasa penyebaran virus Covid-19 sudah cukup mereda, Karang Taruna Desa Pait ingin membangkitkan kembali semangat muda mudi para warganya dan dengan adanya kehadiran dari Mahasiswa KKN UM semoga dapat menjadi awal yang baik bagi Karang Taruna maupun warga sekitar.

Pemaparan selanjutnya mengenai bidang kesehatan yang disampaikan oleh Bu Mumun selaku Ketua Posyandu Desa Pait. Pemaparan pertama mengenai Posyandu Remaja yang sempat berjalan beberapa tahun silam di setiap dusun. Warga sangat antusias untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka, agar penyakit jenis apapun dapat diketahui sedari dini dan dapat segera diantisipasi. Namun, lambat laun kegiatan Posyandu Remaja ini semakin meredup dan vakum hingga saat ini. Tidak hanya Program Kerja (ProKer) Posyandu Remaja saja, akan tetapi beliau juga berharap dapat didirikannya Posyandu Jiwa, sehingga harapan kedepannya antara Posyandu Remaja dengan Posyandu Jiwa dapat berjalan secara beriringan, sehingga  warga Desa Pait bisa tetap sehat dan terhindar dari penyakit apapun.

Setelah pemaparan Program Kerja (ProKer) selesai waktu dikembalikan kepada moderator untuk menghandle jalannya acara. Kami dari pihak Mahasiswa berusaha untuk memahami apa yang sekiranya warga Desa Pait harapkan. Acara demi acara dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Sebelum acara ditutup salah satu perwakilan warga berpesan kepada Mahasiswa KKN UM untuk dapat mengikuti kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan pada tiap minggu, yang terdiri atas tahlilan maupun diba’. Harapannya dengan semua Mahasiswa mengikuti kegiatan rutin tersebut dapat lebih dekat dengan warga, saling mengenal satu sama lain, dan mempererat tali silaturahmi tentunya.

Sampailah di penghujung acara, pemaparan Program Kerja (ProKer) telah tersampaikan, sebelum acara ditutup moderator menyampaikan kesimpulan dari apa yang telah tersampaikan. Setelah itu acara pun ditutup dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Bagi yang ingin pulang di kediamannya masing-masing dipersilahkan, dan bagi yang masih ingin beramah tamah atau berbincang-bincang juga tentunya kami persilahkan dengan senang hati.

 

Berita Lain